Senin, 20 Maret 2017

Ujian Nasional tetap ada, Bagaimana Jika Dihapus ?






           Bengkulu (20/3) – Pertengahan tahun 2016 lalu menteri pendidikan Muhajir Effendi melontarkan sebuah wacana untuk menghapus Kegiatan UN (Ujian Nasional) dari sekolah, banyak pihak yang mendukung tapi tidak sedikit juga yang tidak suka dengan wacana tersebut. Susilowati adalah kepala sekolah SDN 69 Kota Bengkulu yang merasa jika UN dihapus tidak masalah atau jika tetap ada pun juga tidak masalah.
            Tidak masalah jika dihapus, menurutnya karena penentu prestasi siswa dalam belajar bukanlah ujian nasional “ ya, kalau bagi saya ujian Sekolah saja sudah cukup untuk menentukan kelulusan siswa”. Dan tidak masalah juga jika tetap ada, menurut Susilowati adanya UN juga bisa dipakai untuk mengukur tingkat kecapaian siswa dalam hal belajar. Susilowati juga agak menyayangkan proses pelaksanaan kegiatan UN tersebut, karena seolah ujian sangatlah berat hingga adanya polisi yang mengawas dan siswa juga agak tertekan karena nilai kelulusan juga ditentukan minimalnya, padahal siswa yang kurang baik dalam akademik bisa saja berprestasi dalam bidang non akademik.
            KEPSEK SDN 69 ini berharap agar proses kegiatan UN ini diperbaiki lagi dan juga untuk kisi-kisi soal seharusnya disesuaikan dengan letak sekolah –sekolah di daerah karena apa yang di pahami di daerah belum tentu sama dengan pemahaman kisi-kisi tingkat nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar