Selasa, 14 Maret 2017

Mengemis Untuk Mengumpulkan Modal (?)





                 Bengkulu – ada istilah “Tangan di atas lebih baik dari pada tangan dibawah”. Sepertinya istilah itu sulit di wujudkan di kehidupan nyata, kenapa? Bisa kita lihat dari banyaknya pengemis di tempat-tempat umum misalnya saja di pasar, terminal, tempat-tempat wisata, dan di kota bengkulu yang bisa dijadikan contoh ialah di Mega Mall.
                Mega Mall adalah salah satu super market yang ada di bengkulu yang terletak di Pasar Minggu, wajah Mega Mall sejujurnya tidak terlalu terkesan "Elit", karena lokasinya yang berdampingan dengan Pasar Tradisional yang penuh sesak, ditambah lagi dengan banyaknya pengemis di sekitaran Mega Mall. Nampaknya Pengemeis paham betul akan peluang, melihat banyaknya pengunjung Mega Mall membuat banyak pengemis berdatangan dan duduk meminta-minta di sekitaran Mega Mall.
                Misalnya Nurhayati, ia adalah salah satu dari banyaknya pengemis di sekitar Mega Mall, ia berkata kalau ia tidak selalu mengemis di sini, tapi melihat benyaknya pengunjung membuat ia menjadikan tempat ini tujuan yang tepat untuk mengemis. Mengenai penghasilan ia mengaku penghasilannya mengemis tidak selalu cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Saat di wawancarai Nurhayati sebenarnya tidak terlalu terlihat layaknya seorang pengemis yang lusuh bahkan suaranya pun masih terdengar lantang.  Nuthayati sendiri sudah mulai mengemis sejak suaminya wafat dan usahanya bangkrut. Karena tidak ada uang yang tersisa membuat ia terjun jadi seorang pengemis untuk menghidupi 2 anaknya yang masih ditanggungnya, sementara 1 anak tertuanya sudah menikah. Kedua anak Nurhayati tidak mempermasalahkan kegiatannya yang mengemis tersebut. Justru nurhayati bilang ini demi menyekolahkan anaknya dan biaya kehidupan sehari hari seperti ongkos anak, bayar listrik dan makan.
                Mengenai apa yang akan dilakukannya suatu hari kedepan, Nurhayati bilang tidak akan selamanya mengemis, ia berkata bahwa kalau ia sudah punya cukup modal maka ia akan memulai usaha lain dan berhenti mengemis, bisa di bilang Nurhayati saat ini mengemis untuk mengumpulkan modal untuk buka usaha. Tulisan ini bukan bermaksud menyarankan tapi Tepat atau tidaknya tindakan yang dijalankan Nurhayati silahkan disikapi masing-masing karena tulisan ini hanya menyampaikan informasi yang didapat dari hasil wawancara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar