Selasa, 30 Mei 2017

Memasuki Ramadhan Penjual Takjil Bermunculan



   

   Bengkulu(28/05) – Pasar PERUMDAM yang biasanya diisi saat pagi hari atau biasa disebut “Pasar Pagi”, memasuki bulan Ramadhan ini pasar ini juga berfungsi sebagai pasar “Takjil” dimana menjual menu jajanan-jajanan untuk berbuka puasa.

   Mereka yang berjualan disana kebanyakan tidak mendirikan tenda atau tempat berjualan tetapi memanfaatkan tempat-tempat berjualan yang biasa dipakai di pagi hari untuk berdagang sayur-sayuran. Bu Edo yang kebetulan juga berjualan disana mengaku kalau berjualan takjil ini mendapatkan pendapatan yang lumayan karena banyak yang mencari jajanan bukaan untuk berbuka puasa “ Iya saya sudah 4 tahun ikut berjualan Takjil dipasar PERUMDAM dan untungnya lumayan, apalagi biaya sewa lapaknya juga tidak mahal” ujar Bu Edo.

   Makanan-makanan yang dijajakan yaitu gorengan, kolak, es bubur sum-sum, lemang, dan berbagai makanan ringan lainnya. Bukan hanya sekedar takjil atau makanan ringan, tapi juga ada yang menjual makanan-makanan berat untuk berbuka puasa untuk yang tidak sempat masak menu berbuka dirumah.

Pasar Takjil Mewarnai Ramadhan





   Siapa yang tidak tahu istilah “Takjil” di bulan Ramadhan, takjil adalah istilah untuk jajanan atau makanan ringan yang disantap untuk pembuka saat berbuka puasa. Dan untuk mencari takjil ini tidaklah sulit, karena banyaknya penjual takjil mulai dari pasar tradisional hingga pasar ‘dadakan’ di sekitaran pemukiman.

   Di PERUMDAM Kota Bengkulu sebuah pasar tradisional yang biasa beroprasi pada pagi hari kini di bulan Ramadhan juga beroprasi pada sore hari menjelang datangnya waktu berbuka puasa, penjual takjil ini cukup banyak dan beragam bahkan ada yang menjajakan takjil di depan rumahnya atau dipinggir-pinggir jalan sekitar pemukiman. Mereka yang berjualan takjil biasanya adalah mereka yang juga berjualan sayur-sayuran di tempat itu juga, tapi tidak jarang ada beberapa yang mendadak membuka lapak berjualan takjil di pasar ini.

   Takjil yang dijual beragam, mulai dari makanan ringan seperti, gorengan, lemang, cemilan-cemilan kecil, hingga minuman-minuman yang memang pas untuk berbuka seperti Es Teler, Kolak, dan Es Bubur Sum-sum. Pelanggan yang datang ke pasar ini pun tidak sedikit, hampir setiap sorenya di bulan Ramadhan Pasar PERUMDAM ini ramai dipenuhi pemburu takjil bagai pelanggan dipagi hari yang ingin berbelanja membeli sayuran.

   Pasar takjil ini sudah menjadi tradisi di setiap datangnya bulan Ramadhan, tidak hanya di PERUMDAM Bengkulu tapi juga ditempat lain atau bahkan di kota-kota lain, diharapkan ini menjadi tradisi yang baik yang member warna indahnya bulan Suci Ramadhan.

Anak-anak Jadi Langganan WARNET




   Bengkulu – Sekarang ini warnet bukan lagi tempat yang baku melainkan untuk bermain game, dan ironisnya para pengunjung Warnet sendiri kebanyakan adalah anak-anak yang hanya datang kewarnet hanya untuk bermain game semata.

   Hal ini sedah terjadi pada beberapa tahun terakhir, wanet dijadikna tempat bermain bagi anak-anak sekarang dimana mereka bermain game online bersama dengan teman-temanya Fahri (12) mengaku bermain warnet setiap pulang sekolah “ saya mainnya kalau setiap pulang sekolah saja, nggak pernah bolos” ujar Fahri. Di menyisihkan uang jajannya untuk bermain warnet.

   Di warnet pun tidak ada pengawasan khusus, dimana para penggunanya dibebaskan bermain asalkan tertib. Padahal pengawasan ini diperlukan karena ditakutkan para anak-anak yang bermain internet mengakses situs-situs yang tidak seharusnya.

  
Para orang tua seharusnya menjaga anaknya dan mengarahkan anaknya ketika sudah muli mengenal teknologi agar mereka tidak menyalah gunakan teknologi.

Ke WARNET Main Game






   Warung Internet atau yang biasa disingkat ‘Warnet’ ini adalah tempat rental atau sewa komputer yang berjaringan internet, biasanya yang datang ke Warnet adalah mereka yang membutuhkan akses internet untuk bekerja atau mereka yang tidak memiliki komputer dirumahnya untuk bekerja.

   Namun, Warnet sekarang sudah berbagai macam jenisnya, mulai dari warnet yang hanya untuk office dan browsing , kini ada warnet yang dikhususkan untuk para pecinta game, dimana mereka akan datang ke warnet hanya untuk bermain game saja. Kebanyak adalah para remaja, tapi beberapa tahun terakhir anak-anak juga sudah mulai ikut-ikutan, mereka juga bermain game diwarnet.

   Anak-anak yang bermain game ini tidak mengenal waktu, ada yang bahkan bermain seharian hingga   orang tuanya menjemput paksa anaknya untuk pulang dari warnet. ada juga yang bermain begadang semalaman karena diwarnet disediakan paket malam dengan harga yang terjangkau membuat banyak yang berminat untuk begadang diwarnet hanya untuk bermain game.

   Seharusnya orang tua tidak dengan mudah mengijinkan anaknya bermain warnet karena anak-anak masih butuh pengawasan dan pengarahan, bisa jadi karena pengaruh teman-temannya di warnet seorang anak membuka situs-situs terlarang yang seharusnya tidak ia akses.

Dicuri Karena 'Lalai, Nyesal kan







     Belakangan ini banyak kasus pencurian, salah satunya Pencurian Motor dimana pelakunya bisa dikatakan sudah sangat nekat melakukan kejahatan tersebut. Misalnya saja di Rawa Makmur, Motor yang kuncinya masih menggantung dan bahkan diparkir didepan Rumah dengan kondisi pintu rumah yang tak tertutup dan terkunci pelaku berani mencuri motor yang terparkir tersebut. 

    Sebenarnya saat pencurian pemilik kendaraan sudah melihat aksi pelaku namun bedanya kecepatan bertindak membuat pelaku bisa mengambil motor dan langsung membawanya pergi, pemilik yang tidak bisa mengejar hanya pasrah saat motornya dibawa lari. Setelahnya ia langsung melapor ke POLSEK terdekat.

    Sebenarnya ia juga bisa dikatakan kesalahan pemilik karena ia meninggalkan kuncinya tergantung di motornya tanpa di cek terlebih dahulu sebelum meninggalkan motor, lantas saja pelaku yang sudah melihat motor dengan kunci yang tergantung bak sebuah peluang emas, langsung menggasak motor tersebut.

    Sudah seharusnya kita tidak lalai dalam menjaga apa yang kita miliki apalagi barang-barang berharga, seperti pada kasus barusan, tercurinya motor karena kelalaian sendiri sudah pasti sangat menimbulkan penyesalan yang besar, oleh sebab itu lebih berhati-hati dalam menyimpan barang yang berharga.