BENGKUKLU – Kalangan akademis,
Mahasiswa FKIP Universitas Bengkulu. Safira, menyatakan menyatakan kalau ‘Full Day School’ masih belum cocok
apalagi untuk anak sekolah dasar (SD) untuk di terapkan di sistem pendidikan
Indonesia saat ini. Karena masih banyak sekolah yang fasilitasnya belum
memadai.
Walaupun Sabtu- Minggu libur
menurut Safira Siswa tidak harus dipaksa belajar seharian karena mereka juga
butuh bermain, istirahat dan juga berkumpul dengan keluarga. “ya, Karena siswa
butuh refreshing dan bermain dengan teman”. Jika dibandingkan dengan di luar
negeri sudah pasti memiliki fasilitas dan manajemen sistem yang baik, misalnya
di Prancis.
‘Full day School’ memancing banyak reaksi dari yang Pro hingga yang
Kontra. Tujuan menteri pendidikan menerapkan sistem baru ini adalah sudah pasti
untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Tetapi perubahannya yang timbul secara
mendadak dan juga di situasi pendidikan yang memang belum cukup baik ini
membuat pihak Kontra jauh lebih banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar