Selasa, 28 Februari 2017

Cuaca Buruk, Nelayan Tidak Melaut






BENGKULU – Mencari ikan sampai ke tengah laut sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka para nelayan dan pulang dengan perolehan yang cukup banyak tapi akhir-akhir ini cuaca buruk melanda Bengkulu dan sekitarnya, kondisi seperti ini sudah terjadi sejak akhir tahun 2016 lalu dan diperkirakan akan berlangsung hingga bulan maret 2017, cuaca yang tidak bersahabat ini cukup mengganggu kususnya para Nelayan yang menggantungkan hidupnya dengan menjaring ikat di laut, sehingga mereka jadi tidak bisa lagi kelaut karena cuaca yang buruk.

Cuaca buruk yang melanda Bengkulu ini tidak hanya hujan-hujan yang cukup lebat tapi juga angin angin kencang sehingga terjadi badai di lautan, dalam hal ini yang membuat nelayan tidak berani ke laut untuk menjaring ikan, akan tetapi masih saja ada nelayan yang nekat untuk terjun ke laut menjaring ikan, tapi hal ini justru tidak membawa keuntungan melainkan kerugian, kerugian seperti apa? Biaya besar. Ya, membutuhkan biaya besar untuk sampai ketengah laut dengan kapal, dan hasilnya pun jauh dari modal yang dikeluarkan untuk berlayar. 

Nelayan di sekitar pantai Malborough adalah seorang nelayan tulen sehingga mereka tidak memiliki pekerjaan lain selain melaut jika kondisi cuaca sedang baik beberapa dari mereka menggunakan waktu luangnya untuk memperbaiki alat-alat untuk melaut seperti jaring ikan atau memperbaiki perahu atau kapal mereka ada juga yang hanya mengisi waktu luangnya untuk sekedar mengobrol sesama nelayan. 

Banyak nelayan yang menunggu kondisi cuaca membaik tapi banyak juga yang tetap mencari ikan walaupun tidak jauh dari bibir pantrai, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan aapa yang diharapkan karena kondisi ikan saat ini yang jumlahnya tergolong sedikit membuat para nelayan sedikit kebingungan untuk menambal kebutuhan sehari harinya, biar dibilang begitu untungnya pengahilan yang kecil tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi keluarga nelayan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar